Selasa, 14 April 2015

Teknik Dasar Sepak Bola
  
 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola - Sepak bola merupakan permainan tim. Dalam permainan ini, dua tim saling bertanding untuk memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Tim yang paling banyak memasukkan bola akan menjadi pemenangnya. Untuk memainkan sepak bola, pengetahuan mengenai peraturan dasar dan  strategi bermain sepak bola harus Anda kuasai dengan baik. Selain itu, latihan yang intensif sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan bermain sepak bola Anda.
Sebagai suatu olahraga permainan, dalam  sepak bola terdapat peraturan-peraturan yang harus Anda patuhi. Peraturan tersebut mencakup teknik dasar dan aturan permainan sepak bola secara umum.

1.   Lemparan ke Dalam
Lemparan ke dalam terjadi apabila saat permainan  sepak bola sedang berlangsung, bola keluar meninggalkan lapangan permainan dari daerah sisi lapangan. Jika lemparan ini telah dilakukan, permainan dapat dilanjutkan kembali. 
Lemparan ke dalam dilakukan oleh tim yang tidak menyentuh bola terakhir saat bola keluar lapangan. Ketentuan lemparan ke dalam yaitu: 
·         bola dilempar oleh kedua tangan dan harus melewati atas kepala; serta
·         kedua kaki harus tetap menempel atau menjinjit di tanah saat melempar bola.
Lemparan ke dalam bisa menjadi serangan yang berbahaya jika dilakukan dengan perhitungan yang matang, terutama jika terjadi di daerah pertahanan lawan. Saat melakukan  lemparan ke dalam, ada tiga pilihan posisi kaki, yaitu kedua kaki sejajar rapat, salah satu kaki di belakang atau di depan, dan kedua kaki dibuka lebar.
              Gambar: Tiga posisi kaki yang digunakan saat lemparan ke dalam

2.   Tendangan Bebas
Tendangan  bebas  ialah  tendangan yang di lakukan secara bebas oleh pemain tanpa gangguan pemain lawan.  Tendangan  ini diberikan  jika  terjadi pelanggaran. Tim yang dilanggar berhak melakukan tendangan bebas. Tendangan bebas dapat dilakukan secara langsung atau tidak langsung bergantung pada keperluan dan situasi yang dihadapi. Tendangan  bebas  langsung  adalah tendangan bebas yang langsung diarahkan ke gawang sehingga bisa langsung menghasilkan gol. Adapun tendangan bebas tidak langsung terlebih dahulu dioper ke pemain lain sebelum diarahkan ke gawang lawan.
                                    Gambar: Tendangan Bebas

3.   Tendangan Penalti
Tendangan penalti merupakan  salah  satu hukuman  terberat dalam sepak bola, selain hukuman kartu merah. Tendangan penalti dilakukan jika salah satu tim melakukan pelanggaran di dalam daerah penalti lawan. Selain itu, apabila pertandingan  sepak bola dilakukan dengan sistem gugur, sementara skornya tetap imbang hingga berakhirnya perpanjangan waktu, juga dilakukan tendangan penalti untuk menentukan pemenangnya. Ketentuan pelaksanaan  tendangan penalti adalah sebagai berikut.
·         Tendangan dilakukan di titik tendangan penalti. 
·         Tendangan dilakukan ke depan.
·         Posisi kedua kaki penjaga gawang harus tetap berada di atas garis gawang dan tidak boleh memindahkan kakinya sampai bola ditendang. 
·         Para pemain selain pelaksana tendangan penalti dan penjaga gawang harus berdiri paling sedikit berjarak 9,15 meter dari letak bola, namun tetap berada di lapangan permainan. 
·         Pemberian isyarat untuk mengambil tendangan hukuman dilakukan oleh wasit. 

4.   Pelanggaran-Pelanggaran dalam Sepak Bola
Untuk menjaga semangat sportivitas, disusunlah berbagai peraturan yang diharapkan membuat para pemain merasa nyaman dalam permainan. 

a.   Pelanggaran Pemain
Dalam sepak bola, terdapat sembilan peraturan yang apabila dilanggar akan mengakibatkan tendangan bebas langsung bagi regu lawan. Pelanggaran tersebut di antaranya sebagai berikut.

1.    Menerjang lawan secara kasar.
2.    Menerjang lawan dari belakang, kecuali jika lawan itu menghalang- halanginya.
3.    Memukul atau mencoba memukul lawan.
4.    Melompati pada lawan.
5.    Menendang atau mencoba menendang lawan.
6.    Menjatuhkan lawan, yaitu menjatuhkannya dengan kaki atau dengan melakukan sliding dari depan atau dari belakang lawan itu.
7.    Memegang lawan dengan bagian lain dari tangan.
8.    Mendorong lawan dengan tangan atau bagian dari lengan.
9.    Memainkan bola dengan tangan atau lengan seperti membawa, memukul, dan mendorong bola. Pelanggaran terhadap ini mengakibatkan hukuman satu tendangan penalti, tetapi hal ini tidak berlaku bagi penjaga gawang, selama ia berada dalam daerah gawang. 



                   Gambar:  bentuk tindakan pelanggaran dalam sepak bola

Adapun jika melakukan pelanggaran seperti berikut, maka ia memberikan kesempatan pada lawan untuk melakukan  tendangan bebas tidak langsung di tempat pelanggaran terjadi. Jenis pelanggaran yang dimaksud adalah sebagai berikut.
1.    Memainkan permainan yang membahayakan, misalnya menendang bola yang sedang dipegang oleh penjaga gawang.
2.    Menerjang dengan cara yang tidak jujur.
3.    Sengaja menghalangi lawan saat tidak memainkan bola, misalnya berdiri di antara bola dan lawan. 
4.    Menerjang penjaga gawang, kecuali jika penjaga gawang itu:
o    keluar dari daerah gawangnya;
o    menghalang-halangi seorang lawan; atau
o    hendak memegang bola.
5.    Jika penjaga gawang membawa bola berjalan lebih dari empat langkah sambil memegang bola dengan tidak memantulkan bola ke tanah.

b.   Pelanggaran Regu Penyerang
Berikut ini jenis-jenis pelanggaran yang dilakukan oleh regu penyerang.
1.    Melakukan perbuatan, bersikap, atau mengucapkan perkataan yang tidak sopan saat dilakukan tendangan hukuman.
2.    Pemain penyerang bukan pengambil tendangan masuk ke daerah tendangan hukuman (kurang dari 9,15 meter dari bola) sebelum bola ditendang. 
3.    Pengambil tendangan hukuman melakukan gerakan yang membingungkan penjaga gawang.
4.    Bola tidak ditendang ke depan.

c.   Pelanggaran dari Regu Bertahan
Pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penahan antara lain sebagai berikut.
1.    Melakukan perbuatan, bersikap, atau mengucapkan perkataan yang tidak sopan saat dilakukan tendangan hukuman.
2.    Penahan memasuki daerah tendangan hukuman (kurang dari 9,15 meter dari bola) sebelum bola ditendang.
3.    Penjaga gawang menggerakkan kedua kakinya sebelum bola ditendang (saat tendangan hukuman).


d.   Konsekuensi Pelanggaran yang Terjadi Saat Tendangan Hukuman
      Dilaksanakan
Jika terjadi  pelanggaran pada saat  tendangan hukuman dilakukan, konsekuensinya adalah sebagai berikut.
1.    Pelanggaran oleh pihak penyerang
o    Jika bola masuk ke gawang maka tendangan diulangi.
o    Jika bola keluar, lewat, atau sampai di atas gawang maka regu penahan melakukan tendangan gawang. 
o    Jika bola mengenai gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, maka wasit menghentikan permainan dan regu bertahan melakukan tendangan bebas tidak langsung.
2.    Pelanggaran oleh pihak penahan
o    Jika bola masuk dalam gawang, maka gol dianggap sah.
o    Jika bola keluar lewat atau  sampai di  atas gawang, maka tendangan diulangi.
o    Jika bola mengenai gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, maka tendangan hukuman diulangi.

 Jika pelanggaran dilakukan oleh kedua regu maka  tendangan hukuman diulang. Jika tendangan hukuman diulang maka baik penjaga gawang maupun penendang hukuman boleh diganti dengan pemain lain.

Adapun pelanggaran yang berhubungan dengan permainan secara umum adalah: 
1.    melintas keluar dari daerah gawang;
2.    mengulur waktu permainan;
3.    masuk ke dalam atau ke luar lapangan permainan tanpa seizin wasit; dan
4.       menunjukkan ketidaksetujuan terhadap suatu putusan wasit.